Pada hari Senin, 05 Januari 2026, Kampus El Faqeeh Cisarua, Bogor, Indonesia, kembali menegaskan peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab berstandar internasional dengan menjadi pusat pelaksanaan ujian Tahdîdul Mustawâ bagi calon mahasiswa. Ujian ini merupakan agenda akademik resmi yang bertujuan untuk mengukur sekaligus melegalisasi kemampuan bahasa Arab mahasiswa non-Arab sebelum memasuki jenjang pendidikan tinggi. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Bahasa Al-Tatwîr, lembaga resmi di bawah naungan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, yang memiliki otoritas penuh dalam penentuan standar kompetensi bahasa Arab bagi penutur asing.
Sebagai lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Rahmatan lil ‘Alamin, Kampus El Faqeeh terus menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas, terukur, dan terhubung langsung dengan institusi keilmuan dunia Islam, khususnya Universitas Al-Azhar. Pelaksanaan ujian Tahdîdul Mustawâ ini menjadi bukti nyata dari hubungan harmonis, kepercayaan timbal balik, dan sinergi yang terjalin erat antara Kampus El Faqeeh, Lembaga Al-Tatwîr, dan Universitas Al-Azhar.
Ujian Tahdîdul Mustawâ gelombang pertama ini diikuti oleh 67 calon mahasiswa yang tersebar di tiga titik lokasi pelaksanaan, yaitu mitra Al-Fajr Palembang, Kampus El Faqeeh Bogor, dan Ar-Risalah Ponorogo. Dari ketiga titik tersebut, Kampus El Faqeeh Cisarua, Bogor, menjadi pusat pelaksanaan utama sekaligus lokasi dengan jumlah peserta terbanyak.
Tercatat sebanyak 45 peserta terdaftar mengikuti ujian di kampus ini. Namun, satu santriwati berhalangan hadir karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga jumlah peserta efektif yang mengikuti ujian di Kampus El Faqeeh adalah 44 santri dan santriwati.
Kepercayaan Lembaga Al-Tatwîr dan Universitas Al-Azhar kepada Kampus El Faqeeh sebagai pusat pelaksanaan ujian menunjukkan kualitas tata kelola akademik serta kesiapan sumber daya yang dimiliki kampus ini. Sejak awal, pihak Kampus El Faqeeh bersama Yayasan Rahmatan lil ‘Alamin telah mempersiapkan sarana, prasarana, serta sistem pendukung agar pelaksanaan ujian dapat berjalan sesuai standar internasional yang ditetapkan Al-Azhar.
Rangkaian kegiatan ujian dimulai pada pukul 14.30 WIB dengan proses absensi peserta yang dilakukan oleh panitia resmi dari Lembaga Al-Tatwîr. Proses ini berlangsung tertib dan terkoordinasi dengan baik, mencerminkan sinergi yang solid antara panitia lokal Kampus El Faqeeh dan pihak Al-Tatwîr.
Setelah absensi selesai, peserta diarahkan untuk masuk ke aplikasi ujian resmi yang telah disediakan oleh Al-Tatwîr. Sistem ujian ini terhubung langsung dengan panitia pusat di Mesir, sehingga setiap peserta baru dapat memulai pengerjaan soal setelah mendapatkan persetujuan dan aktivasi dari pihak Al-Tatwîr di Kairo.
Ujian tulis dilaksanakan secara daring melalui aplikasi resmi dengan pengawasan penuh dari panitia lokal Kampus El Faqeeh. Materi ujian dirancang untuk mengukur berbagai aspek kemampuan bahasa Arab peserta, meliputi pemahaman bacaan, tata bahasa, kosakata, serta kemampuan memahami konteks bahasa. Durasi pengerjaan ujian berlangsung selama dua jam, dimulai pukul 14.30 WIB hingga 16.30 WIB. Seluruh peserta dapat mengikuti dan menyelesaikan ujian tulis dengan tertib, fokus, dan tanpa kendala berarti, menunjukkan kesiapan akademik peserta serta kelancaran teknis yang didukung oleh fasilitas kampus.
Setelah ujian tulis selesai, peserta diberikan waktu istirahat yang dimanfaatkan untuk menunaikan shalat Ashar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ujian lisan yang menjadi bagian penting dalam penilaian Tahdîdul Mustawâ. Ujian lisan ini bertujuan untuk menilai kemampuan berbicara, kefasihan, ketepatan penggunaan struktur bahasa Arab, serta keberanian peserta dalam berkomunikasi secara langsung.
Pelaksanaan ujian lisan dimulai setelah shalat Ashar dan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB. Dewan penguji terdiri dari para asatidz dan masyayikh dari Lembaga Al-Tatwîr, baik untuk peserta putra (banîn) maupun peserta putri (banât). Kehadiran para penguji resmi dari Al-Tatwîr ini semakin menegaskan legitimasi dan kredibilitas ujian yang dilaksanakan di Kampus El Faqeeh. Seluruh peserta diuji secara bergantian hingga tuntas, sehingga setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan bahasa Arab mereka secara lisan.
Dengan berakhirnya ujian lisan pada pukul 18.30 WIB, seluruh rangkaian ujian Tahdîdul Mustawâ gelombang pertama untuk Kampus El Faqeeh resmi dinyatakan selesai. Pelaksanaan ujian ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Lembaga Al-Tatwîr dan Universitas Al-Azhar, berkat koordinasi yang harmonis antara seluruh pihak terkait.
Ujian Tahdîdul Mustawâ ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi kemampuan bahasa Arab calon mahasiswa, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Kampus El Faqeeh sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada standar internasional Al-Azhar. Di bawah naungan Yayasan Rahmatan lil ‘Alamin, Kampus El Faqeeh terus berupaya menghadirkan pendidikan yang rahmatan lil ‘alamin, berakar pada tradisi keilmuan Islam yang kuat, serta terbuka terhadap sistem akademik global. Sinergi yang terjalin erat dengan Lembaga Al-Tatwîr dan Universitas Al-Azhar diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, melahirkan generasi mahasiswa yang unggul secara akademik, matang secara keilmuan, dan siap berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.


